Jika Anda berkeringat lebih dari biasanya, hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah mencoba menghilangkan keringat anda. Tetapi jika Anda ingin mengakhirinya, rutinitas sehari-hari Anda mungkin dapat membantu anda mengilangkannya

Berikut adalah enam kebiasaan yang memicu keringat dan memastikan bagaimana mereka tidak membuat anda kebanjiran keringat :

1. MEMINUM KAFEIN

Secangkir kopi pagi, akan lebih dari membangunkan kamu. Kopi memicu keringat dalam dua cara. Pertama, kafein mengaktifkan sistem saraf pusat, menyalakan kelenjar keringat (semakin banyak kafein yang kamu minum, semakin banyak berkeringat). Kedua, panas dari minuman itu sendiri dapat membuat tubuh merasa cukup panas untuk berkeringat.

2. MARAH ATAU GUGUP

Ketika marah dan mencapai titik didih, tubuh melepaskan hormon stres yang meningkatkan detak jantung dan tekanan darah serta meningkatkan suhu tubuh, yang dapat menyebabkan keringat.

Stress, cemas dan malu dapat mengeluarkan hormon yang membuat anda berkeringat. Contohnya , jika anda adalah orang berpengalaman mengalami stress sebelum pertemuan besar, telapak tangan anda, telapak kaki anda dan ketiak mungkin akan mulai berkeringat karena ini tipe stress mengaktifkan kelenjar keringat.
Tentu saja, stress dan amarah adalah emosi natural – anda tidak dapat menghindarinya secara keseluruhan. Jadi sebelum masuk kedalam pertemuan berikutnya, presentasi penjualan atau pertunjukan di panggung, buatlah beberapa tindakan relaksasi ekstra untuk membantu menekan keringat. Atau cobalah mempersenjatai diri dengan Tee Thompson untuk menenangkan pikiran dan emosi Anda.

3. MEMINUM ALKOHOL

Yang satu ini mungkin tidak mengejutkan. Kami telah melihat laki-laki itu ada di bar yang wajahnya berwarna merah karena minum (atau bahkan orang itu). Tapi jika alcohol menaikkan kelenjar keringat. Apakah itu berarti anda harus mengurangi waktu pesta dan atau segelas anggur malam anda sama sekali?
Tidak juga, alcohol menyebabkan penurunan tekanan darah atau pelebaran pembuluh darah di kulit, yang mana bisa meningkatkan suhu kulit. Sebagai tanggapan, otak Anda memberi sinyal kelenjar keringat Anda untuk mendinginkan tubuh, dan keringat dimulai. Tetapi vasidilatasi terjadi pada tingkat yang memabukkan, jadi jika anda mengetahui batasan anda- dan menaatinya- anda dapat menikmatinya dengan aman dari waktu ke waktu.

4. MAKAN MAKANAN PANAS ATAU MAKANAN PEDAS

Ketika menggigit cabai, mengapa rasanya seperti api baru saja meletus di mulut? Itu karena- seperti minuman panas- makanan pedas memancing sarap reseptor yang bereaksi untuk memanaskan dan mengelabui sistem syaraf anda agar percaya bahwa anda kepanasan. Cabai mengandung capsaicin kimia, yang memberitahu otak Anda bahwa Anda kesakitan dan panas, yang dapat mengintensifkan reaksi sistem saraf – dan sensasi berkeringat . Jika Anda khawatir berkeringat, Anda mungkin ingin berhenti meneruskan cabai.

5. MEROKOK

Tentu saja, merokok bukanlah kebiasaan yang sehat untuk dimulai. Tapi untuk berkeringat yang berlebihan, sifatnya yang memicu keringat mungkin menjadi alasan yang lebih kuat untuk berhenti. Dan bukan panas atau asap yang harus disalahkan
Menghirup nikotin sebenarnya menyebabkan tubuh Anda melepaskan asetilkolin kimia, yang meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh serta memicu kelenjar keringat Anda.
Namun, jika Anda memilih untuk berhenti, ketahuilah bahwa penarikan nikotin juga menyebabkan keringat berlebih. Namun tidak seperti perokok biasa, efek samping ini akhirnya akan hilang.

6.. MENGGUNAKAN PAKAIAN BERBAHAN SINTETIK

Mungkinkah baju poliester favorit Anda benar-benar memberikan sinyal tubuh Anda berkeringat lebih banyak lagi?

Iya. Kain sintetis seperti polyester atau akrilik menjebak keringat sehingga tidak bisa menguap. Akibatnya, tubuh Anda berupaya untuk mendinginkan diri. Jadi pada saat Anda tergoda untuk memakai baju poliester itu, Anda mungkin ingin berpikir dua kali. Sebaliknya, kaos oblong dari Breeze yang dibuat dengan 100-persen kapas atau rayon yang disisir dari bambu dapat membuat Anda tetap sejuk dan sepanjang hari.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
showing social proof